kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Selain 6 motor teroris, polisi amankan Rp 20 juta


Rabu, 01 Januari 2014 / 11:45 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di level 7.079 pada Rabu (10/8).(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar, mengungkapkan polisi telah mengamankan beberapa barang bukti termasuk sepeda motor dari lokasi penyergapan terduga teroris.

"Barang bukti enam sepeda motor. Kami duga tanpa surat-surat," ujar Boy Rafli di lokasi penyergapan di Jalan KH Dewantoro, Gang H Hasan, RT 04/07, Kelurahan Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (1/1/2014).

Boy Rafli menjelaskan, dari enam motor tersebut, diduga satu motor milik satpam yang dirampas oleh dua orang dalam peristiwa penembakan Polisi di Pondok Aren, Tangerang Selatan, 17 Agustus 2013 lalu.

"Satu motor diduga motor satpam yang dirampas pada kejadian penembakan di Pondok Aren," kata Boy.

Selain motor, Boy juga mengungkapkan, pihaknya mengamankan uang sejumlah Rp 20 juta dengan pecahan Rp 100 ribu di dalam tas ransel serta beberapa bahan kimia yang diduga untuk dibuat bahan peledak.

"Ada bahan kimia urea, florat, blackpowder dan alat solder. Semua rangkaian elektronik sudah diamankan oleh Puslabfor," ucap Boy. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×