kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.014   14,00   0,08%
  • IDX 7.069   -115,60   -1,61%
  • KOMPAS100 977   -15,58   -1,57%
  • LQ45 718   -9,01   -1,24%
  • ISSI 253   -4,17   -1,62%
  • IDX30 389   -4,09   -1,04%
  • IDXHIDIV20 483   -3,99   -0,82%
  • IDX80 110   -1,58   -1,41%
  • IDXV30 134   -0,70   -0,52%
  • IDXQ30 127   -1,31   -1,02%

Segera lahir komite ekonomi syariah


Selasa, 05 Januari 2016 / 15:15 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

.JAKARTA. Pemerintah akan membentuk komite atau dewan ekonomi syariah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembentukan lembaga ini untuk meningkatkan kontribusi industri syariah dalam pembangunan ekonomi di dalam negeri.

Selain itu, pembentukan komite tersebut juga untuk melihat potensi industri dan perkembangan industri keuangan syariah di dalam negeri yang semakin menjanjikan.

"Terbukti walau ekonomi melambat perkembangan sektor jasa keuangan syariah masih menjanjikan," kata Jokowi saat membuka Rapat Terbatas Pembentukan Dewan atau Komite Pengembangan Ekonomi Syariah di kantornya Selasa (5/1).

Oleh karena itu, untuk membentuk dewan atau komite tersebut, Jokowi meminta masukan dari BI dan juga OJK.

Masukan tersebut utamanya berkaitan dengan rumusan tugas, susunan keanggotaan dan juga payung hukum.

"Saya juga ingin dapat gambaran, apakah dewan ini nantinya bisa ubah cara pengelolaan ekonomi syariah supaya bisa lebih sinergi dengan yang lain," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×