kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.624.000   -40.000   -1,50%
  • USD/IDR 17.783   18,00   0,10%
  • IDX 6.596   -4,17   -0,06%
  • KOMPAS100 859   -4,53   -0,52%
  • LQ45 652   -2,54   -0,39%
  • ISSI 229   -0,27   -0,12%
  • IDX30 365   -1,19   -0,33%
  • IDXHIDIV20 451   -1,09   -0,24%
  • IDX80 98   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -1,26   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,24   -0,20%

Sebelum pangkas jumlah BUMN, DPR minta Erick Thohir susun rencana kerja yang jelas


Kamis, 05 Desember 2019 / 09:58 WIB
ILUSTRASI. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuat rencana kerja yang jelas sebelum menjalankan rencana pemangkasan BUMN.

"Sehingga dalam waktu 100 hari dia bisa menunjukkan kepada masyarakat apa yang telah dikerjakan," ujar Faisol saat dihubungi, Rabu (4/12).

Faisol menyebut, himbauan Menteri BUMN agar BUMN fokus pada core bisnisnya sangat tepat. Pasalnya, saat ini BUMN dinilai sudah terlampau jauh mengembangkan bisnis di luar bisnis inti yang dijalankan.

Baca Juga: Banyak BUMN masuk list rentan bangkrut, ini penyebabnya

"Toh kalau di sektor masing-masing pengembangannya (BUMN) akan menjadi perusahaan yang sehat dan kuat," ujar dia.

DPR berharap, dalam 100 hari ke depan, Menteri BUMN Erick Thohir dapat menentukan arah kebijakan dan perbaikan BUMN.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir meminta agar semua BUMN yang ada saat ini harus perbaiki model bisnis dan kembali fokus pada inti bisnis yang dijalankan.

"Jumlah BUMN yang sekarang banyak, harus dikurangi, kembali ke core bisnis," kata Erick, Rabu (4/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×