kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

SBY tak ingin mengamandemen UUD 1945


Rabu, 18 Agustus 2010 / 17:09 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can


JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak ingin melakukan amandemen UUD 1945. Dia mengaku salah seorang yang membatasi masa jabatan presiden.

"Maka seorang SBY menolak dan menentang pikiran-pikiran seperti itu," ujar Presiden dalam pidato sambutan acara hari Konstitusi, Rabu (18/8).

SBY juga tidak akan memajukan anak atau istrinya untuk menjadi penggantinya. "Power tends to corrupt," pungkasnya. Menurutnya, pengganti dirinya yang akan muncul pada saat pergantian presiden pada tahun 2014.

Sebelumnya usulan memperpanjang masa jabatan presiden terlontar dari politisi Demokrat Ruhut Sitompul. Dia menyatakan, masa jabatan presiden perlu diperpanjang lebih dari dua kali periode.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×