kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

SBY tak ingin mengamandemen UUD 1945


Rabu, 18 Agustus 2010 / 17:09 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can


JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak ingin melakukan amandemen UUD 1945. Dia mengaku salah seorang yang membatasi masa jabatan presiden.

"Maka seorang SBY menolak dan menentang pikiran-pikiran seperti itu," ujar Presiden dalam pidato sambutan acara hari Konstitusi, Rabu (18/8).

SBY juga tidak akan memajukan anak atau istrinya untuk menjadi penggantinya. "Power tends to corrupt," pungkasnya. Menurutnya, pengganti dirinya yang akan muncul pada saat pergantian presiden pada tahun 2014.

Sebelumnya usulan memperpanjang masa jabatan presiden terlontar dari politisi Demokrat Ruhut Sitompul. Dia menyatakan, masa jabatan presiden perlu diperpanjang lebih dari dua kali periode.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×