kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

SBY tak ingin mengamandemen UUD 1945


Rabu, 18 Agustus 2010 / 17:09 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can


JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak ingin melakukan amandemen UUD 1945. Dia mengaku salah seorang yang membatasi masa jabatan presiden.

"Maka seorang SBY menolak dan menentang pikiran-pikiran seperti itu," ujar Presiden dalam pidato sambutan acara hari Konstitusi, Rabu (18/8).

SBY juga tidak akan memajukan anak atau istrinya untuk menjadi penggantinya. "Power tends to corrupt," pungkasnya. Menurutnya, pengganti dirinya yang akan muncul pada saat pergantian presiden pada tahun 2014.

Sebelumnya usulan memperpanjang masa jabatan presiden terlontar dari politisi Demokrat Ruhut Sitompul. Dia menyatakan, masa jabatan presiden perlu diperpanjang lebih dari dua kali periode.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×