kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

SBY: Proses reshuffle bukan RBT


Selasa, 18 Oktober 2011 / 22:11 WIB
ILUSTRASI. Harga emas Antam turun


Reporter: Herlina KD | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku proses perombakan kabinet telah direncanakan secara baik dan akuntabel. Ia bilang proses perombakan kabinet berjalan sistemik dengan mempertimbangkan berbagai faktor.

"Proses reshuffle kami rencanakan dengan baik dan kami pun mempertimbangkan berbagai faktor. Jadi bukan rencana bangun tidur (RBT)," ujarnya di Istana Merdeka Selasa malam (18/10).

Ia menambahkan, menyangkut pemberhentian menteri dari partai politik tertentu atau partai politik koalisi dilakukan melalui konsultasi dengan partai politik yang bersangkutan. Jika terkait dengan kesehatan, SBY bilang hasil pemeriksaan tim dokter kepresidenan yang menjadi rujukan. "Saya terima hasil pemeriksaan secara lengkap dan disertai dengan rekomendasi secara tertulis. Ini menyangkut akuntabilitas berkaitan dengan kesehatan seseorang," kata Presiden.

Jika ada informasi dari masyarakat terkait dengan calon menteri atau calon wakil menteri yang mengandung kebenaran, SBY mengatakan pihaknya juga melakukan investigasi untuk membuktikan kebenaran ini dan memastikan bahwa informasi ini bukan fitnah. "Meski pengangkatan dan pemberhentian menteri adalah kewenangan saya dan hak prerogatif presiden, saya tetap meminta pertimbangan wapres," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×