kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

SBY menjadi guru besar Universitas Pertahanan


Rabu, 11 Juni 2014 / 10:45 WIB
ILUSTRASI. Selama ini sering terjadi konflik antara penambang nikel dengan smelter terkait penjualan bijih nikeltamban


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia mengukuhkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Ketahanan Nasional. Unhan menilai SBY memiliki penguasaan ilmu ketahanan nasional.

"Pengukuhan Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA sebagai guru besar dilakukan dengan mempertimbangkan penguasaan ilmu ketahanan yang diperoleh dari berbagai pendidikan militer dan non-militer," kata Rektor Unhan, Laksamana Madya (TNI) Desi Albert Mamahit, Rabu (11/6).

Mahamit mengatakan, SBY memiliki latar belakang akademik yang dibutuhkan untuk memperoleh guru besar. SBY, kata dia, memiliki gelar Master of Art (MA) di bidang manajemen dari Webster University, AS dan gelar Doktor bidang ekonomi pertanian dari Institut Pertanian Bogor.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal (TNI) Sisriadi menambahkan, SBY juga telah memberikan kuliah umum di Unhan selama dua tahun terakhir. Di kampus tersebut, SBY mengajar mata kuliah "Kepemimpinan Strategis".

"Unhan yang merasa mendapat penghargaan karena Unhan rugi kalau dia tidak jadi guru besar. Bagaimana kalau nanti dicuri oleh universitas yang lain di luar negeri?" tandasnya.

Pengukuhan SBY sebagai Guru Besar Unhan di bidang Ilmu Ketahanan Nasional rencananya akan dilaksanakan di Kampus Unhan, Sentul, Bogor, Kamis (12/6/2014). Dalam kesempatan tersebut, SBY akan menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Perdamaian dan Keamanan dalam Dunia Yang Berubah: Tantangan Penyusunan Grand Strategy bagi Indonesia". (Rahmat Fiansyah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×