kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

SBY mau lobi Papua Nugini ekstradisi Djoko Chandra


Selasa, 11 Juni 2013 / 19:33 WIB
ILUSTRASI. Selain benjolan, masih banyak gejala kanker payudara yang lain.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Bulan ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan kedatangan tamu negara dari Papua Nugini, Timor Leste dan Vietnam. Secara khusus pada pertemuan dengan Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill, yang akan datang, SBY akan mendesak Papua Nugini mengekstradisi Djoko Chandra, buronan tersangka kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengungkapkan, pembicaraan soal ekstradisi Djoko akan menjadi salah satu topik pertemuan kedua kepala pemerintahan. "Terkait buronan di Papua Nugini sudah tentu menjadi pembicaraan diplomatik dan tentu saja akan ada desakan dari Indonesia," ujar Julian, Selasa (11/6). 

Menurut Julian, Pemerintah Indonesia berharap akan ada solusi atau jalan keluar untuk mengembalikan Djoko ke Indonesia dan menjalani hukuman sebagaimana mestinya. Untuk itu, SBY sudah melakukan rapat internal dengan sejumlah menteri di Kantor Presiden.

Selain persoalan buron, SBY juga akan membahas sejumlah isu-isu strategis yang menguntungkan kedua negara. Mulai dari kerjasama di bidang ekonomi, bidang sosial, dan humaniora. Menurut Julian, Papua Nugini merupakan mitra strategis pemerintah Indonesia, karena negara tersebut berbatasan langsung dengan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×