kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

SBY janji akan perbaiki terus iklim investasi


Senin, 03 Januari 2011 / 13:09 WIB
SBY janji akan perbaiki terus iklim investasi


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Di awal 2011, Pemerintah berjanji menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif bagi investor. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan perbaikan iklim investasi merupakan agenda reformasi yang harus dijalankan terus menerus.

Saat membuka perdagangan awal tahun di Bursa Efek Indonesia, SBY mengatakan, perbaikan iklim investasi merupakan agenda yang tidak akan berhenti. Menurutnya, pemerintah akan mendengar keluhan para investor, baik penanam modal dalam negeri maupun penanam modal asing. "Apa yang menurut mereka menghambat usaha dan iklim investasi di Indonesia," kata SBY, Senin (3/1).

SBY mengaku rajin mendengarkan keluhan para investor terutama saat tahun-tahun awal memimpin Indonesia. Dia bercerita, pada tahun 2004 dan 2005 para investor menghendaki negara stabil. "Dulu semua berbicara begitu, apakah penanam modal dalam negeri maupun tamu kita dari Jepang, Korea, banyak negara," ungkap SBY.

Selain itu, SBY mengatakan para investor juga meminta kepastian dan penegakan hukum. Contohnya, jika ada sengketa dalam proses investasi dapat diselesaikan transparan dan akuntabel tanpa harus lobi kesana-kemari.
Kemudian, dia mengatakan investor juga menghendaki infrastruktur pendukung yang memadai seperti listrik dan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan pelabuhan termasuk infrastruktur telekomunikasi dan informasi. Lalu, investor juga meminta kebijakan ekonomi yang adil seperti pengenaan pajak yang tepat dan masuk akal.

Bukan itu saja, SBY bilang para investor juga menghendaki desentralisasi daerah tidak menimbulkan benturan peraturan pemerintah pusat dengan daerah yang akhirnya mengganggu investasi. "Itulah antara lain yang dikeluhkan," imbuh SBY.

SBY mengakui, semua pihak belum sepenuhnya puas dengan perbaikan iklim investasi yang berjalan saat ini memang belum. "Tapi pemerintah perhatian dan menggagendakan seperti itu dan mengarah pada perbaikan iklim
investasi," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×