kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

SBY: Dua Jalur Pembiayaan Infrastruktur Indonesia


Kamis, 15 April 2010 / 16:20 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) mengatakan, pembiayaan pembangunan infrastruktur di Indonesia mengacu pada dua jalur kebijakan.

Pertama, pembangunan infrastruktur yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kedua, pemerintah mengundang pihak swasta untuk bermitra dalam pembangunan infrastruktur.

"Melalui kedua jalur itu pembangunan infrastruktur Indonesia diarahkan untuk memperkuat konektivitas domestik, termasuk di wilayah kepulauan," ujar Presiden dalam acara Asia Pasific Infrastructure Conference, Kamis (15/4).

Presiden menambahkan, pembangunan infrastruktur diarahkan pada penyelesaian konstruksi, rehabilitasi, serta pemeliharaan jalan dan jembatan. Pada 2014 nanti sasaran utama pembangunan infrastruktur adalah jalan lintas Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan. Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua sepanjang 19.370 Km.

Selain itu, Pemerintah Indonesia akan melanjutkan pembangunan perumahan, irigasi, komunikasi, energi, dan rehabilitasi infrastruktur di daerah-daerah yang tertimpa bencana. 'Semuanya itu disamping menggerakan perekonomian nasional, juga menfaat bagi peningkatkan kesejahteraan rakyat," kata SBY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×