kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

RI kaji ikut kerja sama Uni Ekonomi Eurasia


Minggu, 22 Mei 2016 / 13:26 WIB
RI kaji ikut kerja sama Uni Ekonomi Eurasia


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Indonesia siap mengkaji tawaran Pemerintah Rusia untuk turut bergabung dalam kerja sama Uni Ekonomi Eurasia. Tawaran ini diberikan ketika kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Rusia pada pekan lalu.

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, Rusia bersama negara-negara pecahan Uni Soviet telah memiliki ikatan kerja sama ekonomi yang dikenal dengan Eurasia. "Rusia juga punya kerja sama kawasan Eurasia, dan mereka menawarkan juga agar Asean membangun peningkatan kerja sama lewat Eurasia," kata dia di Jakarta, Sabtu (21/5).

Asal tahu saja, sejak Rabu (18/5) hingga Jumat (20/5), Presiden Jokowi bersama rombongan menggelar kunjungan kenegaraan ke Rusia. Lawatan ini dilakukan dalam rangka peringatan ke-20 tahun kerja sama Asean-Rusia.

Menurut Darmin, negara-negara Asean seperti Singapura dan Vietnam rupanya telah lebih dulu bergabung dalam kerja sama ekonomi ini. "Indonesia tentu akan mempelajarinya dan tidak boleh ketinggalan kereta, sekarang sedang dibicarakan," ujar dia.

Dalam keterangan persnya, Presiden Jokowi dalam acara Working Luncheon Asean-Russia Commemorative Summit di Sochi Rusia mengatakan, integrasi kerja sama antar negara-negara kawasan mutlak diperlukan. Bahkan, di Asia Tenggara juga sudah memulai implementasi masyarakat ekonomi Asean (MEA) sejak 2015 lalu.

Namun tentunya, proses kerja sama antar organisasi kawasan ini dilakukan bertahap. “Saya ingin agar kerja sama dan komunikasi antar sekretariat organisasi kawasan dapat mulai diintensifkan," ujar Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×