kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Respons dunia usaha terhadap desakan lockdown untuk cegah wabah corona


Minggu, 15 Maret 2020 / 18:03 WIB
Respons dunia usaha terhadap desakan lockdown untuk cegah wabah corona
ILUSTRASI. CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus positif corona (Covid-19) terus bertambah. Per hari ini, Minggu (15/3), sudah ada 117 kasus Covid-19 di Indonesia. Meski terus bertambah, pemerintah belum memutuskan untuk menerapkan opsi lockdown atau mengunci akses masuk dan keluar dari sebuah daerah.

Menanggapi ini, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani berpendapat, kebijakan untuk melakukan lockdown atau tidak merupakan prerogatif pemerintah.

Baca Juga: IHSG diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (16/3), ini penyebabnya

"Kita sebaiknya tidak berspekulasi dan menciptakan kepanikan pasar, tetapi fokus pada upaya penanggulangan penyebaran wabah yang bisa kita lakukan saat ini agar kondisi tidak menjadi lebih buruk," ujar Shinta Kepada Kontan, Minggu (15/3).

Meski begitu, Shinta mengatakan, akan menjalankan keputusan yang akan ditetapkan oleh pemerintah. Namun, sebagai pelaku usaha, dia mengatakan pihaknya akan tetap akan mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pekerja.

Baca Juga: Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat ini dalam kondisi sehat




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×