kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Remunerasi Polri akan diusulkan naik 70%


Sabtu, 28 Januari 2017 / 16:28 WIB
Remunerasi Polri akan diusulkan naik 70%


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan mengusulkan adanya kenaikan remunerasi bagi anggota Polri. Hal tersebut dalam rangka mereformasi internal agar kesejahteraan polisi meningkat.

Tito mengatakan, angka penilaian Polri cukup baik dari Badan Pemeriksa Keuangan dengan status Wajar Tanpa Pengecualian selama empat tahun berturut-turut. Kemudian, angka kinerja dan angka reformaai birokrasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga sangat baik.

"Dengan tiga angka itu, maka Polri boleh mengajukan usulan untuk penambahan kenaikan tunjangan kinerja," ujar Tito di kompleks PTIK, Jakarta, Jumat (27/1/2017).

Tito mengatakan, Polri akan mengajukan kenaikan 70%. Namun, tetap disesuaikan dengan keuangan negara. Karena itulah Menteri Keuangan meminta Polri membantu meningkatkan pendapatan negara, terutama dari sektor pajak, bea masuk dan keluar, serta cukai.

"Artinya, Polri akan membantu Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai untuk menggenjot pendapatan," kata Tito.

Polri, kata Tito, juga punya segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Di antaranya pembangunan gedung Polda Metro Jaya yang hampir 13 tahun pembangunannya tak kunjung rampung.

Kemudian gedung Polda Papua Barat dan Polda Sulawesi Barat juga butuh perhatian untuk direnovasi. "Kemudian fasilitas-fasilitas rumah sakit Polri akan diperbaiki juga dalam rangka kesejahteraan anggota. Saya rasa itu poin pentingnya," kata Tito.

(Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×