kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Rapat di hotel, pejabat Pemprov DKI akan distafkan


Senin, 08 Desember 2014 / 12:34 WIB
Rapat di hotel, pejabat Pemprov DKI akan distafkan
ILUSTRASI. 4 Efek Negatif Minum Sambil Berdiri Bagi Kesehatan.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan menjatuhkan sanksi tegas bagi pejabat Pemerintah Provinsi DKI yang masih menggelar acara dan rapat di hotel. Ahok menegaskan sanksi itu berupa mencopot pejabat tersebut dari jabatannya.

"Sanksinya kita staf-in yang pejabatnya. DKI sanksinya agak ketat. Jadi kalau pejabat eselon macam-macam kita staf-in," tegas Ahok, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (8/12).

Menurut Ahok, perintah Presiden Joko Widodo melarang acara-acara digelar di luar kantor-kantor pemerintah adalah tepat menuju efisiensi anggaran. Dia mengklaim kantor-kantor pemerintah tidak kalah bagus ketimbang hotel atau gedung lainnya.

"Kantor-kantor pemerintah kan tidak jelek-jelek juga. Ruang rapat juga bagus-bagus. Kalau dia mau dilayani seperti di hotel, kita juga punya pegawai yang bisa seperti itu. Catering juga bisa diundang datang," ujarnya. (Srihandriatmo Malau)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×