kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.905   13,00   0,07%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

PU: Anggaran penanggulangan banjir sangat minim


Rabu, 14 Mei 2014 / 15:35 WIB
ILUSTRASI. Syarat, Biaya, dan Cara Mengurus Buku Tabungan yang Hilang bagi Nasabah./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/14/12/2022.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan, alokasi angggaran yang digelontorkan untuk mengatasi banjir yang terjadi di Indonesia selama ini sangat kurang.

Mohammad Hasan, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum mengatakan, bahwa kekurangan tersebut telah membuat upaya penanggulangan banjir di Indonesia selama ini tidak maksimal. Sebab, dengan alokasi anggaran yang saat ini hanya mencapai 0,3% dari APBN tidak banyak hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah.

"Banjir kita, sama dengan Jepang tahun 1960 lalu, saat itu jepang berani alokasikan 6%-7% untuk banjir dan berhasil atasi banjir dan sekarang mereka tetap gelontorkan 0,7% dari APBN untuk banjir, lah kita hanya 0,3%," kata Hasan di Jakarta Rabu (14/5).

Hasan berharap supaya ke depan anggaran banjir bisa ditingkatkan. Menurutnya, tanpa itu banjir di Indonesia akan sulit untuk ditangani. "Saya sebenarnya sudah ajukan ke DPR, tapi sampai sekarang belum disetujui," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×