kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

PT Jakarta keluhkan proses rekrutmen Hakim Agung


Selasa, 23 Desember 2014 / 22:40 WIB
PT Jakarta keluhkan proses rekrutmen Hakim Agung
ILUSTRASI. Periksa 4 Cara Mengubah File Excel ke PDF secara Online Tanpa Aplikasi


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengadakan kunjungan ke empat lingkungan peradilan se-wilayah Provinsi DKI Jakarta ke Pengadilan Tinggi Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta Mas'ud Halim memberi kritikannya terhadap proses rekrutmen hakim agung. Selama ini proses rekrutmen dilakukan oleh Komisi Yudisial (KY) dinilai tidak berjalan dengan baik.

"Soal rekrutmen hakim agung ternyata yang dipilih-pilih oleh KY bukan orang yang baik. Hakim-hakim karir yang dipilih KY ternyata kena masalah malah yang baik-baik tidak terpilih," ujar Mas'ud dalam Rapat Kerja Kunjungan Komisi III DPR dengan 4 Lingkungan Peradilan se-Wilayah Provinsi DKI Jakarta di Kantor Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (23/12).

Menurutnya, para hakim tinggi menjadi tidak percaya diri untuk mendaftarkan diri menjadi hakim agung. Ia berpendapat, penentuan hakim agung terpilih hanya dilakukan berdasarkan keinginan komisioner KY.

Sementara Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Aziz Syamsuddin mengatakan akan menampung aspirasi dari para hakim tinggi di Pengadilan Tinggi. Ia menyatakan, Komisi III akan menindaklanjuti kritikan tersebut. (Randa Rinaldi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×