Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Indonesia Prabowo Subianto setuju untuk menerima bantuan dari negara-negara tetangga guna menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Presiden telah memberikan persetujuannya, dan hal ini sedang dibahas di tingkat teknis di dalam BNPB," ujar Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, sebagaimana terdengar dalam rekaman suara yang dibagikan oleh kementeriannya pada hari Jumat (16/10/2026) yang dilansir dari Reuters.
Asal tahu saja, Indonesia menuai kritik tajam setelah kebakaran hutan hebat yang berlangsung selama berbulan-bulan menyebabkan gangguan pernapasan bagi ratusan ribu orang dan menyebarkan kabut asap tebal ke negara-negara tetangga, yang mengakibatkan penutupan sekolah di Malaysia dan Timor Leste.
Baca Juga: KPK Masih Dalami Rencana Pemanggilan Suharyanto dalam Kasus Korupsi BNPB
Bulan lalu, Malaysia menawarkan untuk mengerahkan tiga helikopter, satu pesawat terbang, dan 52 personel guna membantu memadamkan kebakaran, namun belum ada tindak lanjut sejak saat itu.
Singapura, yang juga terdampak parah oleh kabut asap, menyatakan kesiapannya untuk turut membantu dalam upaya penanggulangan kebakaran tersebut.
BNPB menyatakan bahwa pihaknya sedang meninjau jenis-jenis bantuan yang ditawarkan dan akan memutuskan bantuan mana yang dapat segera dipercepat pelaksanaannya.
Pulau Sumatra dan Kalimantan, yang terletak dekat dengan Singapura dan Malaysia, merupakan wilayah yang paling parah terdampak.
Baca Juga: OTT Bupati Klaten, KPK Dalami Dugaan Penerimaan dari Proyek hingga Perizinan
Kebakaran juga merembet ke kawasan taman nasional Gunung Bromo di Jawa Timur. Menurut pernyataan Kementerian Kehutanan pada hari Jumat, empat orang yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran di lokasi tersebut meninggal dunia, sementara dua orang lainnya tengah menjalani perawatan medis akibat luka bakar yang parah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














