kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Presiden Jokowi: Terimakasih BI yang terus membela rupiah


Selasa, 27 November 2018 / 13:48 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) yang terus membela rupiah di tengah tekanan global yang semakin mengguncang ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan Presiden saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2018 di JCC Senang, Selasa (27/11). Menurut Presiden, BI selalu melakukan intervensi pasar, menaikkan suku bunga, guna menstabilkan kurs rupiah terhadap Dolar AS.

"Kita sadar betul betapa beratnya pertempuran dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan dan BI selalu membela rupiah," ucap Presiden Jokowi.

Alhasil, dalam 2-3 minggu terakhir, rupiah menguat signifikan. "Kemarin saya lihat sudah kembali ke kisaran Rp 14.500 per dollar AS," tambah dia.

Tak hanya itu, baru-baru ini pada 15 November 2018, BI kembali menunjukkan taringnya dengan memberi kejutan ke pasar yakni, menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 6%.

Presiden bilang, itu merupakan sebuah kejutan lantaran, berdasarkan hasil survei Bloomberg dari 30 pengamat hanya tiga pengamat yang menyatakan, BI akan menaikkan suku bunga saat itu.

"Dan saya lihat pasar benar-benar kaget oleh kenaikan bunga oleh BI, dan ini disambut amat positif oleh pasar," katanya.

Artinya, lanjut Presiden, BI menunjukkan ketegasan, menunjukkan determinasinya untuk membentengi rupiah. "Keberanian seperti inilah yang kita butuhkan, di saat menghadapi kondisi ekonomi dunia yang sekarang ini kita melihat banyak ketidakpastian," tutur Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×