kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Pratikno Sebut 1.050 Hunian Sementara Sudah Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera


Senin, 29 Desember 2025 / 14:35 WIB
Pratikno Sebut 1.050 Hunian Sementara Sudah Dibangun untuk Korban Banjir Sumatera
ILUSTRASI. Pembangunan huntara korban bencana banjir Pidie Jaya (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA) Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa 1.050 hunian sementara (huntara) sudah dibangun untuk korban banjir Sumatera.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa 1.050 hunian sementara (huntara) sudah dibangun untuk korban banjir Sumatera. 

"Per 28 Desember Huntara di tiga provinsi sudah mulai dibangun dan sebagian sudah selesai, yaitu sebanyak total proses pembangunan dan sebagian sudah selesai itu totalnya 1.050 unit hunian," ucap Pratikno dalam konferensi pers di Lanud Halim, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). 

Pratikno menjelaskan, pembangunan huntara dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari BNPB hingga BUMN sebagai percepatan pemulihan bagi warga yang terdampak di tiga provinsi.

"Yang dibangun BNPB bersama daerah ada 450, sedangkan yang dibangun Danantara beserta jajaran BUMN itu 600 unit huntara," ujarnya. 

Baca Juga: Pemerintah Salurkan Dana Rp 1,29 Miliar kepada 86 Ahli Waris Korban Banjir Sumatera

Pasar-pasar mulai beroperasi

Untuk sektor ekonomi, Pratikno menyampaikan bahwa terdapat 112 pasar tradisional yang terdampak di Aceh.

"Ini saat ini 18 sudah sepenuhnya beroperasi. Di Sumut ada 47 pasar terdampak, kini 46 pasar sudah beroperasi, masih satu yang dalam proses percepatan," tuturnya. 

Di Sumbar terdapat 3 pasar terdampak, kini 2 pasar di antaranya sudah mulai beroperasi dan ada satu dalam proses percepatan pemulihan. 

"Pemerintah akan terus mempercepat kembali aktifnya pasar-pasar tradisional ini melalui penataan infrastruktur, pembersihan, dan juga dukungan keterlibatan dari KL-KL yang terkait," ucapnya.

Sementara sektor pendidikan, terdapat 3.700 sekolah yang terdampak bencana, sekitar 3.100 di antaranya mengalami kerusakan berat. 

Pemerintah menargetkan kegiatan belajar mengajar di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat kembali dimulai pada 5 Januari 2026.

Baca Juga: Pemerintah: Ada 22 Kab/Kota Terdampak Banjir Sumatera Masih Fase Tanggap Darurat

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/12/29/12245651/pratikno-1050-hunian-sementara-sudah-dibangun-untuk-korban-banjir-sumatera.

Selanjutnya: Indo Premier Luncurkan Reksadana Indo ETF RDN Kas Bertumbuh, ETF Pasar Uang Pertama

Menarik Dibaca: Indo Premier Luncurkan Reksadana Indo ETF RDN Kas Bertumbuh, ETF Pasar Uang Pertama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×