kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Prabowo Sebut Indonesia-Malaysia Punya Hubungan yang Khas, Ini Alasannya


Senin, 27 Januari 2025 / 18:11 WIB
Prabowo Sebut Indonesia-Malaysia Punya Hubungan yang Khas, Ini Alasannya
Presiden Prabowo Subianto bersama PM Malaysia Anwar Ibrahim, saat mengunjungi Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur, Malaysia (27/1/2025).


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, di Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur, pada Senin, 27 Januari 2025. 

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mempererat kerja sama strategis di berbagai bidang, termasuk ekonomi, energi, dan pertahanan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk meningkatkan sinergi antara dua negara serumpun. Presiden Prabowo pun menekankan pentingnya hubungan istimewa antara Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga: Bertemu PM Anwar, Prabowo Sebut Masalah Ketenagakerjaan Akan Diselesaikan

Prabowo menyebut Indonesia-Malaysia punya hubungan sejarah, hubungan darah, hubungan budaya, dan punya hubungan etnis. 

Bahkan menurutnya, sebagian pemimpin-pemimpin Malaysia masih punya keluarga di Indonesia. 

"Banyak sekali hubungan ini. Jadi saya merasa bahwa hal ini harus membuat hubungan antara Malaysia dan Indonesia lebih khas,” ujar Prabowo di Kuala Lumpur, Senin (27/1).

Lebih lanjut Prabowo mengatakan, pertemuannya dengan PM Anwar sangat intensif dan membahas banyak kerja sama. Menurutnya, hubungan kedua negara intinya adalah keputusan politik (political will) bahwa Indonesia dan Malaysia harus kerja sama dengan erat. 

Baca Juga: 100 Hari Pertama Prabowo, Target Pertumbuhan Ekonomi 8% Dipertanyakan

"Hal-hal lain kita bisa selesaikan. Technical problems we can solve. The important thing is the political and strategic will," ucap Prabowo.

Prabowo mengatakan semua bidang terbuka untuk ditingkatkan kerjasamanya. Termasuk hal-hal terkait ketenagakerjaan.

"Kita akan selesaikan masalah-masalah bilateral. Masalah tenaga kerja pun kita sepakat untuk kita tertibkan," terang Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×