Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026), untuk meluncurkan sejumlah proyek hilirisasi dengan nilai investasi mencapai US$ 10,2 miliar atau sekitar Rp 180 triliun.
Peluncuran tersebut berlangsung di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Total terdapat 11 proyek industri yang masuk dalam agenda Presiden Prabowo.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, agenda tersebut mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta pengoperasian komersial empat proyek industri.
Baca Juga: Prabowo Beri Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Haji 2027 Jadi Rp 23,2 Juta per Jemaah
“Presiden akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik, meresmikan pengoperasian komersial 4 proyek industri, serta memulai pembangunan 7 proyek industri baru di kawasan IWIP,” ujar Teddy dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
Dengan demikian, tujuh proyek industri baru akan memasuki tahap pembangunan, sementara empat proyek lainnya mulai beroperasi secara komersial.
Teddy mengatakan, keseluruhan proyek yang diluncurkan tersebut menjadi bagian dari agenda hilirisasi industri yang tengah didorong pemerintah.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri.
Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Selain itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait juga turut mendampingi Presiden dalam perjalanan menuju Maluku Utara.
Baca Juga: Hadapi Perang Modern, Prabowo Minta Rekrutmen TNI-Polri Tak Cuma Lihat Fisik
Kunjungan Prabowo ke kawasan IWIP menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk mendorong hilirisasi dan pengembangan industri bernilai tambah di dalam negeri.
Peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik juga menandai masuknya salah satu proyek industri tersebut ke tahap komersial dan pasar ekspor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














