kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Prabowo Bidik Kredit Rakyat Rp 400 Triliun pada 2027, Sasar 28 Juta Keluarga


Kamis, 22 Oktober 2026 / 20:23 WIB
Prabowo Bidik Kredit Rakyat Rp 400 Triliun pada 2027, Sasar 28 Juta Keluarga
Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah 2026 (ANTARA FOTO/FAUZAN)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran kredit untuk rakyat mencapai Rp 400 triliun pada 2027.

Pembiayaan ini ditujukan kepada sekitar 28 juta keluarga, terutama petani, nelayan, pelaku usaha di pedesaan dan daerah terpencil, serta masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan.

Target tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026, Kamis (22/10/2026). Dengan asumsi setiap keluarga terdiri atas empat orang, program ini diperkirakan menjangkau sekitar 100 juta orang.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun, Sasar 28 Juta Keluarga pada 2027

"Tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita, insyaallah terwujud. Saya ingin menyalurkan Rp 400 triliun," kata Prabowo.

Prabowo menyebut, penyaluran pembiayaan untuk rakyat yang telah berjalan mencapai sekitar Rp 53 triliun dengan penerima manfaat sekitar dua juta orang.

Pemerintah berencana meningkatkan penyaluran tersebut agar akses pembiayaan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Menurut Prabowo, perluasan akses kredit diharapkan membantu masyarakat mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Pemerintah juga ingin memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati kelompok usaha besar, tetapi turut dirasakan petani, nelayan, pedagang, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga: Insentif Motor Listrik Turun Menjadi Rp 3 Juta

Ia menegaskan, peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu tercermin dari kenaikan pendapatan riil dan kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, pemerintah akan mendorong aktivitas ekonomi dari tingkat masyarakat dan daerah.

"Kita akan fokus sekarang untuk menggerakkan ekonomi. Tidak hanya di atas, kita mau menggerakkan ekonomi dari bawah, dari daerah-daerah, dan semua daerah akan kita bangun," ujar Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×