CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Politisi Demokrat sesalkan pidato Jokowi


Senin, 20 Oktober 2014 / 19:03 WIB
ILUSTRASI. 3 Cara Cek Tagihan PDAM Online di HP via Marketplace dan Website PAM. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyayangkan pidato Presiden Joko Widodo yang tidak menyinggung kesuksesan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Herman, pidato Jokowi kurang sempurna jika tanpa menyebut prestasi SBY.

Herman menuturkan, pidato Jokowi relatif singkat dan mengandung pesan terkait misi pemerintahan ke depan. Ia menilai Jokowi akan membuat program unggulan yang terkait dengan petani, nelayan, maritim, dan usaha kecil.

"Sayang, pidato Pak Jokowi tidak menyinggung sedikit pun prestasi pemerintahan SBY yang dapat dilanjutkan," kata Herman saat dihubungi, Senin (20/10/2014).

Herman menegaskan, hampir semua yang dijanjikan Jokowi telah mulai dilakukan di pemerintahan SBY. Ia berharap Jokowi menyadari itu dan menjadikan capaian SBY sebagai dasar dari program yang akan dilanjutkannya.

"Jika kita tengok ke belakang, semua ini sudah dilakukan oleh Pak SBY dan hasilnya bisa kita rasakan bersama. Saya yakin, capaian presiden sebelumnya dapat dilanjutkan dan bermanfaat bagi presiden selanjutnya," ucap Herman. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×