kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

PKS tak diundang rapat koordinasi setgab


Senin, 17 Juni 2013 / 11:54 WIB
ILUSTRASI. Rumah cluster merupakan jenis hunian yang cukup populer di Indonesia.


Reporter: RR Putri Werdiningsih

JAKARTA. Menjelang sidang paripurna DPR untuk pengambilan keputusan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2013 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang tidak ikut menghadiri rapat koalisi setgap yang dilakukan pimpinan fraksi di parlemen. Ternyata partai berlambang bulan sabit itu tidak diundang dalam rapat tersebut.

"Secara prinsip bahwa kami tidak hadir, lebih tepatnya tidak diundang," kata ketua fraksi PKS Hidayat Nur Wahid saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6).

Meski demikian ia mengaku tak kecewa dengan hal tersebut. Menurut Hidayat dalam rapat koalisi yang sebelumnya partainya juga sudah tidak diajak untuk berkoordinasi oleh setgab. Katanya tak masalah PKS diundang atau tidak.

"Fraksi tetap dengan sikapnya, menolak kenaikan harga BBM. Sikap ini tidak berubah dan akan tetap perjuangkan dalam rapat paripurna," tegasnya.

Ia pun menegaskan kalau nantinya menemui jalan buntu untuk melakukan pengambilan keputusan secara musyawarah mufakat, PKS juga telah bersiap untuk menolak RAPBNP 2013 yang diusulkan pemerintah. Bahkan Hidayat mengaku ia sudah menyiapkan postur APBNP tandingan seperti PDI Perjuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×