kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

PKB akan melobi agar Pilkada lewat DPRD batal


Jumat, 12 September 2014 / 23:12 WIB
ILUSTRASI. 7 Makanan Pengganti Nasi untuk Sahur yang Rendah Glukosa


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menegaskan partainya tetap pada pendirian untuk menolak pelaksanaan Pilkada melalui DPRD. Daniel menganggap, Pilkada oleh DPRD, sebagai upaya dari DPR untuk menyalahi fungsinya sebagai badan legislatif yang seharusnya bertugas sebagai pembuat legislasi, penentu anggaran, dan sebagai pengontrol.

"Kalau mereka (DPR dan DPRD) ikut tentukan eksekutif (kepala daerah) berarti mereka menyalahi fungsinya secara Undang-Undang. Nantinya urusan legislatif dan eksekutif jadi satu dong," kata Daniel di Kantor DPP PKB di Keramat Jakarta Pusat, Jumat (12/9).

Untuk itulah, menurut Daniel PKB akan melakukan lobi di DPR untuk menunda keputusan RUU Pilkada. PKB kata Daniel akan melakukan upaya untuk melobi DPR melalui fraksinya agar anggota-anggota dewan tidak tetap pada substansi mengakomodasi kehendak rakyat yang ingin memilih langsung pemimpinnya.

"Kita lobi-lobi lah supaya ditunda," kata Daniel.

Daniel juga menganggap bila Pilkada kembali dilaksanakan oleh DPRD, demokrasi Indonesia mengalami langkah mundur. Kalaupun pemilihan langsung dianggap memiliki kekurangan, ia hanya meminta agar ada penyempurnaan penyelenggaraan mekanisme pemilihan langsung. (Febrian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×