kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pfizer: Kami Selalu Patuh Terhadap Perundang-Undangan


Kamis, 04 Maret 2010 / 16:37 WIB
Pfizer: Kami Selalu Patuh Terhadap Perundang-Undangan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Tri Adi

JAKARTA. PT Pfizer Indonesia menegasakan bahwa pihaknya selalu patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan serta kode etik hukum yang berlaku Indonesia. Hal tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas tudingan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait praktek kartel obat amplodipine.

"Yang pasti kami selalu patuh dengan perundangan maupun kode etik hukum yang berlaku," kata Chrisma A. ALbandjar, Public Affairs & Communications Director PT Pfizer Indonesia saat dihubungi, Kamis (4/3).

Sejauh ini Pfizer belum dapat memberikan komentar lebih panjang terkait tudingan KPPU tersebut. Yang jelas, menurut Chrisma, Pfizer tengah mempelajari kasus ini. Di samping itu, Pfizer menyatakan kesiapannya untuk datang memenuhi panggilan KPPU yang rencananya pada 8 Maret mendatang. "Kami akan datang, sejauh ini kami selalu koorporatif terhadap KPPU," jelasnya.

Seperti diketahui Pfizer dan Dexafarma diduga telah melakukan praktek kartel obat untuk kelas amplodipine. Kedua perusahaan ini telah menayah gunakan posisi dominan dalam pasar. Struktur pasar yang terkonsentrasi tinggi, harga obat yang tidak turun dan cenderung naik bahkan ketika masa paten originator habis dan berharga turun menjadi indikasi awal dari dugaan pelanggaran UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Prektek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×