kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Peserta Tender Surat Suara Saling Banting Harga


Kamis, 29 Januari 2009 / 08:29 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Wakil Kepala Biro Logistik Komisi Pemilihan Umum, Boradi menyatakan bahwa para peserta jasa pemborongan tender surat suara pemilu 2009 saling membanting harga penawaran, sehingga KPU mendapatkan harga penawaran yang cukup murah. "Harga penawaran sekitar 80% dari HPS," katanya di Kantor KPU, Rabu, (28/1).

Boradi menduga, para peserta tender itu membanting harga penawaran karena mereka tidak mengejar keuntungan, melainkan ingin memperoleh prestise sebagai pemenang surat suara dalam pemilu 2009. "mungkin karena alasan prestige," ujarnya.

Sementara Manajer Marketing Ganeca Exact (GE), Basuni, mengatakan sudah mengajukan sanggahan atas hasil tender surat suara. Pasalnya, GE mengajukan harga penawaran paling rendah dalam paket II dan Paket IV surat suara, namun Paket II justru dimenangkan oleh Konsorsium PT Sumex Intermedia dari Palembang. Sementara Paket IV dimenangkan oleh Konsorsium PT Sinar Agape Press, Jakarta.

Padahal, lanjut Basuni, harga penawaran yang diajukan GE pada paket II lebih murah Rp 3 Miliar, sementara untuk paket IV, GE mengajukan harga yang lebih murah Rp 8 Miliar dari pemenang tender. "Kami masih menunggu penjelasan dari KPU," katanya.

Sementara Boradi menegaskan bahwa KPU tidak memenangkan GE pada paket II dan IV karena kapasitan mesin pencetak surat suara yang dimiliki GE hanya cukup untuk melaksanakan dua paket surat suara .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×