kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pesawat Merpati yang jatuh di Papua diproduksi tahun 2010


Sabtu, 07 Mei 2011 / 21:22 WIB
ILUSTRASI. Data PIPU Bank Indonesia per Jumat, 24 Juli 2020 menunjukkan, bunga deposito tertinggi di perbankan saat ini cuma 5,63%.


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Pesawat MA-60 milik Merpati Nusantara yang kecelakaan di Kaimana sebenarnya termasuk masih baru. Pesawat buatan pabrik Xian Aircraft China itu diproduksi pada tahun 2010 dengan serial number pesawat 2807.

Pesawat baru menjalani jam terbang 615 jam dan melakukan rotasi penerbangan 764 kali. Jadi pesawat tersebut belum pernah menjalani perawatan berkala skala besar.

Kecuali perawatan harian dan pemantauan 100 jam. Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Yurlis Hasibuan mengatakan, pesawat tersebut sudah memenuhi persyaratan keselamatan di Indonesia dan China.

"Walaupun produk China, namun karena sudah memenuhi standar kelayakan kita yang berarti layak terbang," ujarnya. Saat ini Merpati mengoperasikan 13 pesawat sejenis dan sudah memesan dua unit lagi. (Gatot R | Aloysius Gonsaga Angi Ebo. Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×