kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,11   -0,67   -0.07%
  • EMAS942.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.31%
  • RD.CAMPURAN 0.18%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%

Pesan Mendikbud Nadiem Makarim: Mohon kembali ke Indonesia, negara butuh Anda


Kamis, 03 September 2020 / 14:36 WIB
Pesan Mendikbud Nadiem Makarim: Mohon kembali ke Indonesia, negara butuh Anda
ILUSTRASI. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim


Sumber: Kompas.com | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengajak semua mahasiswa Indonesia yang telah selesai menimba ilmu di luar negeri untuk kembali ke Indonesia.

“Mohon kembali ke Tanah Air, negara Indonesia membutuhkan Anda,” ucap Nadiem dalam Penutupan Simposium Internasional Online Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2020 secara virtual di Jakarta, Minggu (30/8/2020), seperti dilansir laman Kemendikbud.

Belajar di luar negeri, lanjut Nadiem, memberikan kesempatan mahasiswa untuk menimba ilmu, pengalaman, membangun jaringan, dan mengenalkan budaya tentu.

“Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Setelah itu kembalilah ke Tanah Air karena besar sekali dampaknya yang teman-teman bisa lakukan untuk Indonesia,” imbau Nadiem.

Baca Juga: Tak cuma Mas Menteri, operator telekomunikasi juga ada program kuota gratis, lo

Kemajuan bangsa bergantung pada manusianya Nadiem mengatakan, paradigma kebergantungan dunia terhadap sumber daya alam kini telah bergeser ke arah sumber daya manusia.

Saat ini, kata dia, masyarakat di seluruh dunia menyadari bahwa kunci kemajuan sebuah bangsa terletak pada sumber daya manusianya. “Kita perlu sadari, tanpa kerja cerdas, makin sulit kita mengantarkan Indonesia pada kemajuan itu,” tutur Mendikbud.

Oleh karena itu, Nadiem mengaku bangga dengan pencapaian PPI Dunia yang telah menjalankan kiprahnya sebagai perhimpunan terbesar yang ada di luar negeri, dan berharap PPI dapat menunjukkan kontribusinya bagi kemajuan Indonesia.

Koordinator PPI Dunia periode 2020/2021 Choirul Anam menambahkan, proklamator pertama Indonesia, yakni Presiden Soekarno adalah lulusan dalam negeri, dan Bung Hatta adalah lulusan luar negeri.

"Saat keduanya berkolaborasi satu sama lain, dampaknya sangat luar biasa, semoga di zaman yang serba digital ini seluruh rekan-rekan PPI dapat berkolaborasi guna membuat gerakan baru yang bersejarah untuk memajukan Indonesia,” kata Fadlan.

Baca Juga: Kemendikbud mengeluarkan kurikulum darurat untuk pembelajaran selama pandemi Covid-19

Penulis : Ayunda Pininta Kasih

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mendikbud Nadiem: Mohon Kembali ke Tanah Air, Negara Membutuhkan Anda".

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




[X]
×