kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Pertumbuhan uang kartal per Desember 2019 capai 5,9%, apa kata ekonom?


Senin, 27 Januari 2020 / 18:11 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan pecahan uang Rp100 ribu di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta, Selasa (20/6).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Hal tersebut juga dilihat dari BI yang mencatat transaksi non tunai menggunakan kartu debit, kartu kredit, dan uang elektronik yang pada Desember 2019 tumbuh 2,45% dan didominasi oleh transaksi non tunai menggunakan kartu debit sebesar 92,2%.

Terperinci, khusus uang elektronik, BI mencatat transaksi menggunakan uang elektronik tumbuh tinggi hingga 188,3%.

Baca Juga: Biaya dana (CoF) Bank Pembangunan Jawa Timur (BJTM) tercatat mulai menciut

"Sejalan dengan terus menguatnya preferensi masyarakat untuk menggunakan uang digital dalam berbagai transaksi ekonomi dan keuangan," jelas Gubernur BI Perry Warjiyo pada Kamis (23/1) di Jakarta.

Melihat hal itu, David pun menegaskan bahwa bila adanya indikasi pelemahan ekonomi, hal itu tidak hanya dilihat dari peredaran uang kartal, tetapi juga haru didekomposisi dan melihat data-data terkait lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×