kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.528   28,00   0,16%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perry Warjiyo: Bila Bisa Cegah Perubahan Iklim, PDB Global Bisa Terungkit Hingga 14%


Kamis, 30 Maret 2023 / 12:21 WIB
ILUSTRASI. Perubahan iklim menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral ASEAN 2023. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BADUNG. Pandemi Covid-19 yang melumpuhkan sektor kesehatan juga sektor ekonomi, bukan satu-satunya momok mengerikan. 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, perubahan iklim menjadi ancaman bagi kondisi dunia. 

Perry bilang, perubahan iklim akan membawa dampak besar bagi kondisi perekonomian dunia. Untuk itu, negara-negara di dunia perlu menyingsingkan lengan dalam menjaga dunia agar kondisi tak memburuk.  

Baca Juga: Begini Dampak Pemilu 2024 Terhadap Iklim Investasi Indonesia

"Jadi, kalau kita berhasil menanggulangi perubahan iklim dengan kesepakatan soal ini, kita bisa lift up (mengangkat) pertumbuhan ekonomi global sekitar 11% hingga 14% by mid century," terang Perry, Kamis (30/3) di Bali.

Perry pun mengatakan, soal perubahan iklim menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral ASEAN 2023.

Pertemuan jalur keuangan di bawah keketuaan Indonesia akan berbicara mengenai transisi untuk menanggulangi perubahan iklim. 

Selain topik tersebut, jalur keuangan ASEAN juga berbicara mengenai pemulihan ekonomi juga digital ekonomi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×