kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Peresmian jalan tol Bali diundur akhir September


Rabu, 11 September 2013 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. Buat Masker, Yuk! 4 Bahan Alami yang Cocok Digunakan Pada Kulit Berminyak


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah berencana meresmikan Jalan tol Bali yang menghubungkan Tanjung Benoa-Nusa Dua-Ngurah Rai pada Kamis besok (12/9). Namun, rencana itu tampaknya tidak akan terwujud.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto menyatakan jalan tol yang berada di atas laut itu akan diresmikan kemungkinan pada akhir September mendatang bersamaan dengan rampungnya perluasan Bandara Ngurah Rai.

"Rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan meresmikan jalan tol ini. Namun, agenda kenegaraan beliau belakangan ini cukup padat, sehingga belum sempat meresmikan tol tersebut," ujar Djoko, Rabu (11/9).

Djoko mengatakan, peresmian jalan tol sepanjang 12,7 kilometer (km) itu akan menunggu rampungnya pembangunan perluasan Bandara Ngurah Rai yang saat ini belum mencapai 100%.

Djoko sendiri mengaku dirinya bisa saja meresmikan jalan tol tersebut. Namun, ia tetap ingin agar jalan tol ini diresmikan Presiden.

Alasannya, atas dasar pertimbangan bahwa jalan tol  berbiaya Rp 2,4 triliun ini merupakan salah satu infrastruktur besar, seperti halnya Jembatan Suramadu yang juga diresmikan oleh Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×