kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Per November, utang luar negeri Indonesia tumbuh 8,3%


Rabu, 15 Januari 2020 / 10:53 WIB
ILUSTRASI. Utang luar negeri Indonesia


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

Secara sektoral, ULN swasta didominasi oleh sektor jasa keuangan & asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas & udara (LGA), sektor industri pengolahan, dan sektor pertambangan & penggalian. Pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,9%.

Secara keseluruhan, BI yakin bawah struktur ULN Indonesia tetap sehat didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Kondisi tersebut juga tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada November 2019 sebesar 35,9% atau relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya. Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan kontribusi 88,5% dari total ULN.

Baca Juga: Manfaatkan Situasi Pasar di Awal Tahun, Pemerintah Terbitkan 3 Seri Global Bond

Untuka selanjutnya, BI bersama pemerintah akan tetap menjaga struktur ULN agar tetap sehat. Hal ini dilakukan dengan bekerjasama dalam memantau perkembangan ULN dan berhati-hati dalam mengelolanya.

ULN pun akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×