kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

Penyewa pusat belanja meminta masyarakat tak khawatir kunjungi mal


Selasa, 03 Maret 2020 / 21:19 WIB
ILUSTRASI. Warga menggunakan masker untuk menutupi sebagian wajah sat melintas di kawasan MH. Thamrin, Jakarta, Selasa (03/03). Dalam menanggapi masuknya wabah virus Korona baru, pemerintah melalui Kementrian Kesehatan agar masyarakat di seluruh Indonesia khususnya


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah meminta masyarakat tidak khawatir untuk mengunjungi pusat perbelanjaan, meski pemerintah sudah mengumumkan adanya dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif terkena virus corona.

Menurut Budihardjo, semua pusat perbelanjaan telah dilakukan pengecekan dan prosedur keamanan agar tidak terjadi penularan virus korona. Mulai dari lift, operator, pegawai dan semua sarana prasarana pendukungnya.

Baca Juga: Kemendagri minta pemda angkat jubir untuk beri informasi seputar corona

"Semua sudah berjalan sesuai SOP. Kami masih menunggu, mungkin tambahan-tambahan SOP dari Kementerian Kesehatan dan juga kita berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk langkah langkah yang lebih baik lagi selanjutnya," kata Budihardjo, Selasa (3/3).

Ia juga mengimbau agar masyarakat melakukan pembelian barang dalam jumlah yang wajar. Sebab, semua pasokan kebutuhan di pusat perbelanjaan terbilang mencukupi.

"Tidak perlu panic buying kita berbelanja secara bijaksana termasuk juga bahan pokok semua," ujar dia.

Lebih lanjut, Budihardjo menjamin pasokan kebutuhan di pusat perbelanjaan akan aman hingga hari raya idul fitri mendatang. Bahkan pihaknya telah melakukan penambahan tenaga kerja demi kesiapan tersebut.

"Jadi kita sudah mempunyai memang kapasitas yang kita persiapkan," tutur dia.

Baca Juga: Wabah virus corona bisa berdampak pada perlambatan ekonomi Indonesia dikisaran 4,8%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×