kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penyebaran PNS akan diratakan


Kamis, 06 Oktober 2016 / 17:30 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan memperbaiki pola penempatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka menyatakan, akan meratakan distribusi PNS.

PNS yang selama ini persebarannya banyak terfokus di kota besar, akan mereka geser dan ratakan ke daerah terpencil dan pinggiran.

Asman Abnur, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengatakan, pemerataan tersebut dilakukan agar nantinya semua masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil atau pinggiran bisa mendapatkan pelayanan maksimal dari para abdi negara.

"Itu konsen pemerintah sekarang," katanya di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Kamis (6/10).

Asman mengatakan, agar upaya pemerataan persebaran PNS tersebut nantinya lancar dan tidak menimbulkan masalah, pemerintah saat ini tengah menyusun formula. Formula tersebut akan berisikan peta pemerataan PNS yang dilakukan.

Selain itu, pemerintah juga akan merumuskan insentif yang akan diberikan kepada PNS yang ditempatkan di daerah terpencil atau pinggiran. "Apakah itu nantinya bentuknya perbedaan gaji, indeks kemahalan atau apa, itu akan dirumuskan," katanya.

Asman mengatakan, penyusunan formula dan insentif tersebut akan diusahakan untuk diselesaikan tahun ini. Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengatakan, selain membuat formula tersebut, untuk meratakan persebaran PNS, pemerintah juga akan merubah pola penempatan alumni Sekolah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Alumni sekolah tersebut rencananya akan ditempatkan di lintas provinsi yang berbeda dengan daerah asal mereka.

"Dengan ini, alumni yang selama ini ditempatkan di daerah asal, akan disebar seperti itu, harapannya mereka bisa menjadi perekat bangsa," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×