kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Penyaluran FLPP mencapai Rp 6,73 triliun pada pertengahan Juni 2020


Kamis, 18 Juni 2020 / 12:40 WIB
ILUSTRASI. Kompleks rumah bersubsidi di Bogor, Minggu (7/6). Hingga Mei 2020, anggaran yang telah digelontorkan untuk subsidi rumah murah telah mencapai Rp 6,28 triliun atau 60,64% dari kuota yang ditetapkan pemerintah. KONTAN/Baihaki


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, Arief menyebutkan, adanya kemungkinan restrukturisasi kredit pembiayaan debitur MBR FLPP yang terdampak covid-19. Namun hal ini masih menunggu regulasi untuk pelaksanaannya.  “Masih menunggu regulasinya,” ujar dia.

Sebelumnya, berdasarkan data yang telah disampaikan oleh 37 bank pelaksana FLPP, terdapat sekitar 273.980 debitur perlu mendapat perhatian khusus karena terdampak Covid-19 hingga 6 Mei 2020.

Baca Juga: Kementerian PUPR anggarkan Rp 70 miliar untuk bedah 4.000 rumah di Sulawesi Tengah

Arief menyebut, Kementerian PUPR menunggu tindak lanjut dari Kementerian terkait, yaitu Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Sementara itu, jika dilihat realisasi penyaluran FLPP berdasarkan jenis pekerjaan hingga 12 Juni 2020, terdapat PNS 6.159 unit rumah, TNI/Polri 2.398 unit rumah, wiraswasta 5.791 unit rumah, swasta 48.721 unit rumah, dan lainnya 3.564 unit rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×