kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Penyaluran FLPP mencapai Rp 6,73 triliun pada pertengahan Juni 2020


Kamis, 18 Juni 2020 / 12:40 WIB
ILUSTRASI. Kompleks rumah bersubsidi di Bogor, Minggu (7/6). Hingga Mei 2020, anggaran yang telah digelontorkan untuk subsidi rumah murah telah mencapai Rp 6,28 triliun atau 60,64% dari kuota yang ditetapkan pemerintah. KONTAN/Baihaki


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, Arief menyebutkan, adanya kemungkinan restrukturisasi kredit pembiayaan debitur MBR FLPP yang terdampak covid-19. Namun hal ini masih menunggu regulasi untuk pelaksanaannya.  “Masih menunggu regulasinya,” ujar dia.

Sebelumnya, berdasarkan data yang telah disampaikan oleh 37 bank pelaksana FLPP, terdapat sekitar 273.980 debitur perlu mendapat perhatian khusus karena terdampak Covid-19 hingga 6 Mei 2020.

Baca Juga: Kementerian PUPR anggarkan Rp 70 miliar untuk bedah 4.000 rumah di Sulawesi Tengah

Arief menyebut, Kementerian PUPR menunggu tindak lanjut dari Kementerian terkait, yaitu Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Sementara itu, jika dilihat realisasi penyaluran FLPP berdasarkan jenis pekerjaan hingga 12 Juni 2020, terdapat PNS 6.159 unit rumah, TNI/Polri 2.398 unit rumah, wiraswasta 5.791 unit rumah, swasta 48.721 unit rumah, dan lainnya 3.564 unit rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×