kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.886   -14,00   -0,08%
  • IDX 7.998   63,18   0,80%
  • KOMPAS100 1.128   11,06   0,99%
  • LQ45 819   2,93   0,36%
  • ISSI 282   4,14   1,49%
  • IDX30 426   0,23   0,05%
  • IDXHIDIV20 513   -2,20   -0,43%
  • IDX80 126   1,03   0,83%
  • IDXV30 139   0,00   0,00%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Pengusaha: Menteri sektor ekonomi harus kompeten dan profesional


Minggu, 29 September 2019 / 20:06 WIB
Pengusaha: Menteri sektor ekonomi harus kompeten dan profesional
ILUSTRASI. KADIN CEO BREAKFAST MEETING


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengusaha meminta menteri yang berada di sektor ekonomi harus kompeten dan profesional.

Hal tersebut agar kebijakan yang dibuat dapat lebih efisien. Profesionalitas juga akan membuat kebijakan berdaya saing sesuai dengan arah reformasi kebijakan ekonomi nasional yang dibutuhkan pengusaha.

"Kompeten dan profesional dalam mengelola kebijakan ekonomi nasional agar menjadi jauh lebih efisien," ujar Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Widjaja Kamdani saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (29/9).

Baca Juga: PGN tengah melakukan survei di Jabar dan Jatim untuk menyesuaikan harga gas

Masalah koordinasi juga harus diperhatikan oleh menteri di periode berikutnya. Sebab masalah klasik tersebut masih terus terjadi tiap periode.

Ego sektoral dinilai masih ada di masing-masing lembaga. Hal ktu diungkapkan Shinta menghambat kelancaran berusaha karena menciptakan kebijakan yang saling menyulitkan.

Shinta juga menegaskan pentingnya reformasi kebijakan ekonomi nasional. Hal itu diharapkan dapat dilakukan dalam jangka pendek agar manfaat reformasi kebijakan tersebut betul-betul dirasakan oleh pelaku usaha. "Kami ingin agar iklim usaha menjadi lebih simple," terang Shinta.

Baca Juga: Adu Kuat Pebisnis dan PGAS di Harga Gas




TERBARU

[X]
×