kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pengamat Trisakti: Harus ada kesepakatan politik sebelum menentukan ibu kota baru


Senin, 06 Mei 2019 / 22:19 WIB
Pengamat Trisakti: Harus ada kesepakatan politik sebelum menentukan ibu kota baru


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah pengamat menilai perlu adanya kesepakatan sebelum menentukan pemindahan ibu kota.

Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Nirwono Joga meminta pemerintah untuk mengupayakan kesepakatan secara bersama sebelum memutuskan pemindahan ibu kota baru.

"Tanpa ada keputusan politik bersama, semua persiapan yang telah dan akan dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tidak akan menjadi atau ada jaminan pemindahan ibu kota baru akan terwujud," kata Nirwono, Senin (6/5).

Ia bilang, saat ini sebenarnya yang harus disepakati adalah pemindahan ibu kota harus menjadi keputusan politik seluruh partai politik besar.

Sebab, ini akan membawa dampak lanjutan seperti pembahasan revisi UU Ibu kota, dan kepastian anggaran.

Serta, terkait komitmen bagi siapapun presiden terpilih kelak untuk tetap mewujudkan ibu kota baru tersebut.

Ia khawatir, jika pergantian presiden di masa - masa yang akan datang mempengaruhi bergantinya kebijakan soal pemindahan ibu kota baru.

"Jika tidak maka akan sia - sia semua yang telah dan akan disiapkan Bappenas, ganti presiden ganti kebijakan," tutur dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×