kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Pengamat sebut iklan Prabowo-Sandi terbaru terkesan menakut-nakuti


Selasa, 18 Desember 2018 / 19:52 WIB
ILUSTRASI. Prabowo Subianto menyapa warga


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengamat Komunikasi dari Universitas Bung Karno Cecep Handoko atau biasa disapa Ceko menilai, video kampanye terbaru pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang menyindir profesi arsitek, profesi mandiri yang banyak digeluti generasi milenial, terkesan menakut-nakuti.

Ia mengungkap, hal itu terlihat dalam konten video dari pasangan Prabowo-Sandi yang teruang dalam Iklan 'kerja, kerja, kerja' Gerindra, yang diunggah akun Twitter resmi Partai Gerindra. #

"Secara keseluruhan konsep kampanye tim Prabowo cenderung menakuti dan menanamkan pesimisme masyarakat," kata Ceko, Selasa (18/12).

Menurutnya, tim dari kubu Prabowo-Sandi terus-menerus menebar pesan yang cenderung mengajak publik untuk pesimis. Terlebih, dalam video tersebut terkesan 'merendahkan' profesi tertentu.

"Menanamkan jiwa pesimis pada generasi muda, tim Prabowo enggak tahu kalau sekarang para konglomerat dunia didominasi oleh orang-orang yang mampu memanfaatkan teknologi. Ali Baba, Mark Zukenberg dan sederet nama lainnya," kata dia.





TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×