kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.142   12,00   0,07%
  • IDX 7.662   162,11   2,16%
  • KOMPAS100 1.063   25,55   2,46%
  • LQ45 764   17,29   2,32%
  • ISSI 277   5,31   1,95%
  • IDX30 406   6,88   1,72%
  • IDXHIDIV20 491   5,42   1,12%
  • IDX80 119   2,78   2,40%
  • IDXV30 137   1,22   0,90%
  • IDXQ30 130   1,73   1,35%

Pengamat sebut iklan Prabowo-Sandi terbaru terkesan menakut-nakuti


Selasa, 18 Desember 2018 / 19:52 WIB
ILUSTRASI. Prabowo Subianto menyapa warga


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengamat Komunikasi dari Universitas Bung Karno Cecep Handoko atau biasa disapa Ceko menilai, video kampanye terbaru pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang menyindir profesi arsitek, profesi mandiri yang banyak digeluti generasi milenial, terkesan menakut-nakuti.

Ia mengungkap, hal itu terlihat dalam konten video dari pasangan Prabowo-Sandi yang teruang dalam Iklan 'kerja, kerja, kerja' Gerindra, yang diunggah akun Twitter resmi Partai Gerindra. #

"Secara keseluruhan konsep kampanye tim Prabowo cenderung menakuti dan menanamkan pesimisme masyarakat," kata Ceko, Selasa (18/12).

Menurutnya, tim dari kubu Prabowo-Sandi terus-menerus menebar pesan yang cenderung mengajak publik untuk pesimis. Terlebih, dalam video tersebut terkesan 'merendahkan' profesi tertentu.

"Menanamkan jiwa pesimis pada generasi muda, tim Prabowo enggak tahu kalau sekarang para konglomerat dunia didominasi oleh orang-orang yang mampu memanfaatkan teknologi. Ali Baba, Mark Zukenberg dan sederet nama lainnya," kata dia.





TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×