kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.577   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemulihan Aceh–Sumatera Dikebut, 5.500 Rumah Rampung, 98 Jembatan Pulih


Kamis, 12 Februari 2026 / 11:27 WIB
Pemulihan Aceh–Sumatera Dikebut, 5.500 Rumah Rampung, 98 Jembatan Pulih
ILUSTRASI. 5.500 rumah, 98 jembatan, dan 99 ruas jalan pulih pascabencana Aceh dan Sumatra. Seskab Teddy ungkap fokus pemulihan menyeluruh (Dok./BNPB)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatera terus dikerjakan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melaporkan dalam kurun waktu dua bulan ini sebanyak 5.500 unit rumah hunian telah selesai dibangun. Selain itu, 98 jembatan telah diperbaiki di seluruh provinsi terdampak, serta 99 ruas jalan nasional yang sebelumnya terputus kini sudah kembali dapat dilalui.

Di sektor kesehatan, sebanyak 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang sebelumnya terdampak kini telah kembali beroperasi dan melayani masyarakat.

"Sementara itu, sekolah hampir 100 persen kembali aktif, pasar telah beroperasi, dan aktivitas ekonomi masyarakat mulai berjalan normal," kata Teddy dalam keterangan resminya, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: BPS: 27.173 Terverifikasi Diutamakan Menerima Bantuan Rumah Imbas Bencana Sumatra

Teddy menekankan bahwa fokus pemulihan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyaluran bantuan dana kepada pemerintah daerah serta bantuan langsung kepada warga terdampak, sesuai data yang telah diverifikasi oleh kepala daerah masing-masing.

“Peran cepat kepala daerah di sini juga sangat dibutuhkan. Dan Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin,” tegasnya.

Kemudian, menjelang bulan Ramadan yang tinggal satu minggu lagi, Presiden meminta agar jajarannya memastikan ketersediaan serta keterjangkauan harga bahan pokok, khususnya di wilayah terdampak bencana.

Baca Juga: BNPB Sebut Tiga Kabupaten di Aceh Masih Berstatus Tanggap Darurat Bencana Sumatera

Kepala Negara, lanjut Seskab, ingin memastikan bahwa masyarakat yang sedang dalam masa pemulihan tetap dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan.

Seskab menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah, aparat, relawan, dan insan pers yang telah berkontribusi dalam percepatan pemulihan.

“Ini semua bisa dengan cepat tercapai berkat semua elemen bekerja sama, saling mendukung, saling melengkapi,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×