kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah tengah memproses reformasi ekonomi


Selasa, 13 Maret 2018 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Rapat Kabinet Paripurna


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia tengah menyusun reformasi ekonomi untuk memudahkan investor dalam berinvestasi.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat bertemu US Asean Business Council di Istana Negara, Selasa (13/2). "Kami terus melakukan reformasi ekonomi, untuk itu berika saya waktu dua bulan," ungkapnya saat memberikan sambutan.

Lalu apa reformasi ekonomi yang dimaksud? Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan hal tersebut masih rahasia. "Kalau kata pak Presiden ini masih rahasia," katanya di Istana Negara.

Hal yang sama juga diutarakan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. "Belum tahu tunggu aja," jelas dia. 

Meski begitu, Luhut bilang, reformasi akan lebih kepada penyederhanaan regulasi. "Beda dengan single submission yang akan segera diluncurkan," katanya.

Menurut Luhut, penyederhanaan reformasi ekonomi itu dilakukan seiring kompetitifnya persaingan di negara-negara Asean. Sehingga perlu dibuat regulasi yang membuat Indonesia tak kalah dengan negara Asean yang lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×