kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pemerintah telah menggelontarkan Rp 205 triliun untuk investasi Pariwisata


Jumat, 30 November 2018 / 22:12 WIB
ILUSTRASI. KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pariwisata di Indonesia dinyatakan sebagai Core Economy Indonesia sebagaimana paparan pada Rakornas Pariwisata III Tahun 2018 pada September 2018 lalu.

Asisten Deputi Investasi Pariwisata Kementerian Pariwisata Henky H. P. Manurung mengatakan, pariwisata Indonesia memiliki banyak keunggulan kompetitif dan keunggulan komperatif.

Pada tahun 2019, Industri pariwisata diproyeksikan menyumbang devisa di Indonesia sebesar US$20 miliar. Lalu, Country Branding Wonderful Indonesia menempati ranking 47 dunia, mengalahkan Malaysia dan Thailand.

“Pemerintah telah menggelontarkan dana Rp 205 triliun untuk investasi pariwisata. Dana investasi pemerintah untuk infrastruktur penunjang pariwisata mencapai Rp 170 triliun, dan Rp 35 triliun merupakan investasi swasta” kata Henky pada Kontan.co.id, Jumat (30/11).

Henky mengatakan, untuk investasi pemerintah berupa infrastruktur penunjang pariwisata tahun 2019, instansi terkait adalah Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, Kementerian Kominfo, DAK Pariwisata dan Kementerian Pariwisata.

“untuk kebutuhan investasi bidang pariwisata yang membutuhkan dukungan investasi dari swasta adalah hotel rooms, restoran, taman rekreasi, operator diving, marina, 100 KEK dan amenitas pariwisata lainnya,” tutup Henky.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×