kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pemerintah prediksi inflasi banjir maksimal 1%


Senin, 20 Januari 2014 / 12:35 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai harga telur yang masih fluktuatif beberapa hari terakhir. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan


JAKARTA. Tingginya curah hujan belakangan ini menimbulkan bencana banjir di berbagai wilayah Indonesia. Banjir yang merendam sejumlah lokasi itu pun, tak pelak, membuat aktivitas ekonomi di sekitarnya lumpuh.

Akibatnya, laju inflasi pun diprediksi akan terjadi lantaran terhambatnya distribusi bahan makanan dan gagal panen sejumlah komoditi pangan.

Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, dampak dari bencana banjir akan memicu terjadinya inflasi pada Januari ini. Namun, inflasinya ditargetkan tidak akan lebih dari 1%.

"Yang penting pasokan pangan terhadap daerah banjir itu ada," ujar Bambang di Jakarta, Senin (20/1).

Sebagai informasi, pemerintah di tahun ini dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 menargetkan inflasi sebesar 5,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×