kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah prediksi inflasi banjir maksimal 1%


Senin, 20 Januari 2014 / 12:35 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai harga telur yang masih fluktuatif beberapa hari terakhir. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan


JAKARTA. Tingginya curah hujan belakangan ini menimbulkan bencana banjir di berbagai wilayah Indonesia. Banjir yang merendam sejumlah lokasi itu pun, tak pelak, membuat aktivitas ekonomi di sekitarnya lumpuh.

Akibatnya, laju inflasi pun diprediksi akan terjadi lantaran terhambatnya distribusi bahan makanan dan gagal panen sejumlah komoditi pangan.

Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, dampak dari bencana banjir akan memicu terjadinya inflasi pada Januari ini. Namun, inflasinya ditargetkan tidak akan lebih dari 1%.

"Yang penting pasokan pangan terhadap daerah banjir itu ada," ujar Bambang di Jakarta, Senin (20/1).

Sebagai informasi, pemerintah di tahun ini dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 menargetkan inflasi sebesar 5,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×