kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Pemerintah Persiapkan RUU Penggadaan Lahan


Jumat, 06 November 2009 / 19:35 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah nampaknya serius membenahi aturan soal lahan. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan, pemerintah saat ini sedang menilik sejumlah aturan yang terkait lahan. "Kalau PPP (public private partnership) cukup keputusan presiden. Kalau lahan, berupa produk UU dan kami sedang menyiapkan RUU," ucap Hatta, Jumat (6/11).

Pemerintah berharap, RUU lahan itu dapat diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam waktu dekat. Hatta dia mengaku, sebenarnya, pemerintah sempat menerima masukan dari beberapa stakeholder untuk menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang alias Perppu. "Tapi tentu lebih baik kita pakai UU. Selama ini, bukan UU tapi keputusan presiden dan belum berjalan dengan baik," lanjutnya.

RUU Lahan sendiri menjadi salah satu program 100 hari pemerintah yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bambang Susantono mengatakan, aturan baru soal lahan itu bakal mengatur pencabutan prosedur yang dinilai dapat menghambat investasi. "Intinya ketika negara memerlukan lahan tersebut untuk kepentingan yang lebih besar dengan kompensasi ganti untung," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×