kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah persiapkan 162 SPBG di Jawa Bali


Senin, 16 Januari 2012 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Para tersangka telah melakukan pemalsuan vaksin virus corona setidaknya sejak September tahun lalu.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Untuk mendukung infrastruktur program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG), pemerintah mempersiapkan 162 stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) di wilayah Jawa dan Bali.

Evita Legowo, Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyebutkan, SPBG tersebut terdiri dari 108 SPBG untuk BBG jenis liquid gas for vehicle (LGV) dan 54 SPBG jenis compressed natural gas (CNG).

"Untuk SPBG CNG harus dibangun baru, sedangkan SPBG LGV hanya perlu menambah tangki saja, sehingga setiap SPBU bisa dilengkapi LGV," kata Evita di Jakarta, Senin (16/1).

Lebih jelasnya, 16 SPBG akan berdiri di DKI Jakarta, 15 SPBG di Jawa Barat. Sementara untuk Banten 11 SPBG, Jawa Tengah 25 SPBG, dan DI Yogyakarta 4 SPBG LGV. Sementara wilayah Jawa Timur dan Bali, masing-masing mendapatkan 32 SPBG dan 5 SPBG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×