kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah mulai mengevakuasi WNI dari Mesir


Senin, 31 Januari 2011 / 15:38 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Situasi keamanan dan suhu politik di Mesir kian panas. Pemerintah akhirnya memutuskan mengevakuasi warga negara yang berada di Negeri Piramida tersebut.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, proses evakuasi WNI sudah mulai dilakukan. Dia mengatakan, evakuasi ini dilakukan setelah berkomunikasi dengan Kedutaan Besar RI di Kairo, Mesir. Menurut Marty, situasi politik dan kondisi keamanan kian tidak menentu sehinga dicapai satu kesimpulan bahwa rencana evakuasi yang sudah dipersiapkan perlu diaktifkan.

Kedutaan Besar RI Kairo pun sudah menjalin jejaring dengan WNI di seluruh Mesir yang jumlahnya mencapai 6.100 orang. "Setidaknya ada 20 posko dan 3 titik penampungan, jadi komunikasi sudah berjalan," jelasnya.

Marty mengaku sampai saat ini belum dapat menggambarkan mekanisme proses evakuasi tersebut. Pasalnya terkait hal ini sedang dibahas bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rapat terbatas terkait hal ini pun sampai saat ini masih berlangsung.

Sebelumnya, Pemerintah juga telah mengeluarkan travel advisory terhadap Mesir. Yakni untuk menimbang kembali rencana pergi ke Mesir dan berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri mengenai perlu atau tidaknya berkunjung ke Mesir pada saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×