kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pemerintah minta klarifikasi penyakit sapi gila AS


Selasa, 08 Mei 2012 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria dengan masalah pernapasan menerima bantuan oksigen secara gratis di mobilnya di Gurudwara (kuil Sikh), di tengah wabah virus corona (COVID-19), di Ghaziabad, India, Sabtu (24/4/2021). REUTERS/Danish Siddiqui


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah akan mempertanyakan penyakit sapi gila yang merebak di Amerika Serikat. Rencananya, pekan ini Komisi Hewan Kementerian Pertanian akan mengajukan pertanyaan ke Amerika Serikat.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan, klarifikasi Amerika ini akan menjadi penentu apakah daging sapi asal Amerika Serikat boleh masuk atau tidak. "Kami tunggu Amerika Serikat. Sepanjang tidak memberikan klarifikasi tentu saja belum bisa masuk," katanya, Selasa (8/5).

Seperti diketahui, pemerintah telah menghentikan sementara impor daging sapi dari negeri Uwak Sam itu sejak 24 April 2012 lalu. Penghentian ini menyusul munculnya penyakit sapi gila menyerang sebuah peternakan sapi perah di California, Amerika Serikat. Hewan berpenyakit itu di antaranya ditemukan di peternakan milik Baker Commodities di kawasan Hanford.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×