kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Pemerintah menyiapkan 978.108 hektare lahan untuk reforma agraria


Selasa, 07 Mei 2019 / 13:32 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menyiapkan 978.108 hektare (ha) lahan hutan untuk rencana reforma agraria. Hal tersebut diungkapkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya usai rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Siti mengatakan, lahan berasal dari kawasan hutan negara, yang bisa dikonversi. "Namanya hutan produksi yang dapat dikonversi dan sudah tidak produktif," ujar Siti kepada wartawan, Selasa (7/5).

Hutan yang sudah tidak produktif tersebut memiliki luas tutupan hutan di bawah 30%. Dari angka tersebut Siti menjelaskan lahan tersebar di 20 provinsi. Luas lahan terbesar terletak di Provinsi Papua sebesar 271.105 ha.

Sementara dua terbesar lainnya adalah Provinsi Kalimantan Tengah seluas 225.436 ha dan Maluku seluas 160.473 ha. "Sekarang penataan batasnya sedang berlangsung," terang Siti.

Rapat tersebut juga membahas mengenai skema penyaluran lahan. Lahan seluas 978.108 ha tersebut sebelumnya telah dikeluarkan Surat Keputusan (SK) pencadangan lahan oleh Menteri LHK.

Namun, pencadangan itu belum ditentukan pembagiannya. Siti bilang pemerintah akan mengundang Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melihat program redistribusi lahan tersebut. "Tadi sudah sepakat akan segera dibuat pedoman teknisnya dan akan segera didiskusikan bersama Pemda," jelas Siti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×