kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Pemerintah kucurkan Rp 27 triliun dari APBN dukungan program PEN daerah 2020


Jumat, 07 Agustus 2020 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) didampingi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti (kiri) saat menyampaikan paparan dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Dalam rangka pemulihan ekonomi daerah akibat dampak Covid-19, Kementerian Keuangan hadirkan program baru pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun 2020 dengan memberikan dukungan anggaran kepada Pemerintah Daerah (pemda) dalam PEN di APBN 2020 sebesar Rp 27 triliun.

Dirjen Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Astera Primanto Bhakti menjelaskan, dalam program PEN tahun 2020 untuk dukungan tersebut ada tiga hal yang masuk dalam dukungan sektor Pemda dan Kementerian Lembaga (K/L).

Baca Juga: Ini tiga provinsi yang sudah mengajukan pinjaman untuk program PEN

“Jadi dari total anggaran PEN Rp 695,2 triliun, ada Rp 27 triliun yang betul-betul didedikasikan kepada pemda pada program PEN 2020,” Papar DJPK dalam konferensi pers daring Dialogue KiTa, Jumat (7/8).

Prima menjelaskan lebih lanjut, dari total Rp 27 triliun terbagi menjadi Dana Insentif Daerah Tambahan sebesar Rp 5 triliun, Cadangan Dana Alokasi Khusus Fisik Rp 8,7 triliun, Dana Hibah Pariwisata Rp 3,3 triliun serta Pinjaman PEN daerah sendiri senilai Rp 10 triliun dari APBN 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×