CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pemerintah kembangkan limbah plastik untuk aspal


Minggu, 30 Juli 2017 / 11:23 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) mulai mengembangkan pemanfaatan limbah plastik untuk aspal. Uji coba pemanfaatan limbah plastik tesebut mulai dilakukan di Bali.

Kementerian PUPR mulai menggunakan aspal limbah plastik untuk pembangunan jalan sepanjang 700 meter. Danis Sumadilaga, Kepala Badan Litbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, sampah plastik di Indonesia cukup banyak dan bisa menimbulkan masalah.

Berdasarkan perkiraan Kementerian PUPR tahun 2019 nanti jumlah sampah plastik mencapai 9,52 juta ton. "Itu jumlah besar, dan dengan perkiraan plastik yang digunakan untuk per kilometer jalan itu 2,5 ton- 5 ton, itu bisa menyumbang pembangunan 190.000 kilometer jalan," katanya, Sabtu (29/7).

Danis mengatakan, secara kualitas, aspal dari limbah plastik mempunyai keunggulan. Aspal yang dihasilkan lebih lengket. Kualitas tersebut nantinya bisa membuat aspal lebih stabil dan ketahanan jalan membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×