Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mendorong penguatan keterlibatan pengusaha lokal dalam rantai pasok industri nasional agar manfaat investasi di Indonesia turut dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Upaya ini dilakukan dengan memperkuat keterhubungan antara investasi berskala besar dan usaha lokal, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga basis produksi.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan, peluang usaha di Indonesia masih terbuka luas.
Baca Juga: MIND ID Pertahankan 90% Pemasok Lokal, Perkuat Rantai Pasok Industri Tambang
Namun, keterlibatan pelaku usaha lokal dalam kegiatan produksi dan industri berskala besar masih perlu ditingkatkan.
"Peluang usaha tersebar luas dan Indonesia perlu menjadi basis produksi, tapi bukan sekadar pasar," ujar Dradjad dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Senin (12/10/2026).
Menurut dia, penguatan keterkaitan antara usaha dari berbagai skala dan sektor industri menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama.
Dengan demikian, pelaku usaha lokal dapat mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok industri sekaligus menikmati manfaat dari masuknya investasi ke dalam negeri.
Baca Juga: Strategi Chandra Asri Perkuat Rantai Pasok Industri Nasional
Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri, peningkatan nilai tambah produk untuk memperkuat daya saing Indonesia di pasar global, serta perluasan akses pasar internasional bagi produk lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














